Bisnis Ternak Ayam Kalkun Menggiurkan

TERNAK AYAM KALKUN — Ayam bertubuh tambun dan rajin besuara melengking ini banyak menarik minat para peternak ayam. Pada umumnya ayam kalkun dipelihara sebagai ayam hias atau sekedar klangenan. Namun ternyata potensi bisnis ternak ayam kalkun tidak hanya sampai di situ saja. Permintaan daging ayam kalkun cukup besar dari berbagai kota di Indonesia. Kesuksesan bisnis ternak ayam Kalkun inilah yang dirasakan Bambang Cahyo Murat,pria yang berdomisili Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Bandar Lampung. Ayam kalkun ternakannya kini bahkan mencapai lebih seribu ekor.

Menurut Bambang usaha ternak ayam kalkun sesungguhnya memiliki peluang usaha yang sangat bagus karena ternak hewan ini masih sangat jarang di masyarakat. Menurutnya, ternak ayam kalkun selama ini memang hanya dijadikan sebagai unggas hiasan, namun belum dimanfaatkan dagingnya sebagai bahan pangan.

Bambang menambahkan bisnis ternak ayam kalkun memang sangat menjanjikan, apalagi ayam yang merupakan makanan raja-raja kuno, ini masih langka dan masyarakat awam masih melihatnya sebagai ayam hias. Padahal selain memiliki nilai seni, juga memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Saat ini saja kata Bambang untuk daging ayam kalkun siap masak di jual sekitar Rp70 ribu/kg, sedangkan untuk harga ayam kalkun hidup di jual antara Rp50—55 ribu/kg.

Di peternakannya, Bambang memiliki ayam kalkun dengan variasi ukuran dari anakan hingga ayam kalkun siap potong. Perkandangannyapun cukup sederhana karena kandang hanya terbuat dari bangunan kayu di tengah-tengah perkebunan kakao yang menyediakan banyak pakan alami.

Untuk pemasaran daging kalkun saat ini masih dalam kalangan terbatas, yaitu masih melayani pesanan di hotel-hotel atau masyarakat menengah keatas. Namun demikian kedepan akan terus di upayakan menembus pangsa pasar untuk kalangan biasa. Bambang mengakui selama ini memang belum ada rumah makan khusus yang menggunakan daging kalkun baik di Pringsewu ataupun di Bandarlampung. Saat ini per bulan Bambang bisa menjual sekitar 300 ekor kalkun setiap bulannya. Permintaan dari kota-kota besar seperti Jakarta juga ada, namun karena kendala produksi ia belum bisa menyanggupinya.(#Lampost).

3 Responses to Bisnis Ternak Ayam Kalkun Menggiurkan

  1. Patrick says:

    Millions of turkeys are killed yearly for food in the US especially at thanksgiving in November. I think how to prepare turkey is the lacking ingredients in the acceptance of turkey as a viable food source in Indonesia. Education of the Indonesian consumer is vital in establishing new foods to the population.

  2. Visista Pratama Ashadi says:

    aslkum,
    pak saya mahasiswa peternakan UNIB semester 7.
    saya ingin sekali belajar sekaligus magang di Peternakan Kalkun milik bapak.Mohon Informasi.

  3. lwan says:

    Mohon saya dikirimi alamat bapak dan no hp yang bisa saya hubungi untuk komunikasi lebih lanjut. Atas kerjasamanya sy ucapkan terima kasih. Saya ingin sekali beternak kalkun seperti bapak.

Leave a Reply