Modal Lima Ekor Ayam Sukses Bisnis Ayam Potong

BISNIS AYAM POTONG — Namanya begitu menyeruak seketika saat Masjid megah di kawasan Jl. Gito-Gati Sleman,Yogyakarta ini diresmikan bulan Mei 2018 lalu. Nama itu itu adalah Ibu Hj Suciati Saliman Riyanto Raharjo, Ibu 2 anak inilah yang mendirikan masjid megah ala Masjid Nabawi dengan dana pribadinya. Ibu Suciati Saliman adalah pemilik dari Rumah Pemotongan Ayam Modern yang bernama RPA Saliman. Meski merupakan RPA modern terbesar di Indonesia masyarakat umum tidak banyak yang tahu keberadaanya.

Liku-liku bisnis ayam potong memang telah dijalani oleh Ibu Suciati semenjak lama, bahkan semenjak SMP ia telah merintis usaha bisnis ayam.Modalnya waktu itu adalah 5 ekor ayam yang ia beli dari modal orang tua Rp 175. Suciati memulai jualan ayam di pasar Terban Yogyakarta.

Sebelum pergi ke sekolah ia menjual ayam dan jika belum habis, maka dititipkan ke perumahan dosen di Bulaksumur. Dengan semangat dan kegigihannya membuat usaha bisnis ayam Suciati terus berkembang.

Usaha bisnis ayam Suciati berkembang dengan membuat pemotongan ayam di rumahnya yang tidak jauh dari masjid pada tahun 1989. Rumah Pemotongan Ayam ini akhirnya diberi nama ayam SR. Bisnis Ayam Suciati berkembang dengan mendirikan PT Sera Food Indonesia yang memproduksi makanan beku seperti nugget, sosis, bakso, dan patties yang pasarannya mencakup pasar modern dan tradisional di seluruh Indonesia. Kini Karyawan Ibu Suciati telah mencapai 1.300 orang.

Membangun masjid merupakan cita-citanya semenjak kecil, sehingga setiap ada hasil usaha dari bisnis ayam selalu ia sisihkan untuk mewujudkan cita-citanya. Tekad membangun masjid ini semakin kuat saat ia umrah pada tahun 1995. Kini cita-cita itu sudah terwujud berkat tekad dan keyakinan, bisnis ayam mampu menghidupi banyak orang.