Breeding Pelung 30 Juni 2013

BREEDING AYAM PELUNG — Hasil yang cukup menggembirakan pada breeding sesi ini. Dengan menggunakan mesin penetas manual buatan sendiri 10 butir telur sukses menetas 100% dengan kondisi yang sehat dan tidak cacat. Satu minggu pertama telur dierami ayam kampung, namun karena babon ayam kampung tersebut sebelumnya sudah mengerami telur-telurnya sampai menetas alhasil sudah 28 hari ia mengerami telur. Niat hati menanti babon lain yang lagi bertelur akan meneruskan mengeram tapi masih saja produktif bertelur. Kasihan dengan si Babon karena terlalu lama mengeram, akhirnya 10 butir telur ayam pelung masuk inkubator alias mesin penetas.

menetaskan-pelung

Fase 1, Saat Telur Pelung Mulai Retak

Kondisi suhu mesin penetas berkisar selama penetasan berkisar 37-39 derajat celcius dan kelembaban tidak terukur (karena tidak punya alat pengukur). Untuk menambah kelembaban, nampan plastik dipasang di bagian bawah mesin penetas. Frekuensi pembalikan telur 2 kali sehari, pagi dan sore. Pernah satu hari hanya dibalik satu kali pada sore hari, karena paginya kelupaan.

Anakan-pelung

Fase 2, Anakan Pelung Mulai Keluar Dari Cangkang

 

Breeding ini bisa dikatakan belum ideal dan standard menurut ilmu perbreedingan, karena telur-telur berasal dari telur dua babon pelung yang umurnya belum ideal. Usianya baru 8-9 bulan, pejantan juga hampir sama usianya.  Babon pertama baru bertelur pertama kali sedangkan babon kedua sudah bertelur untuk kedua kalinya.Karena penasaran ingin lihat hasil anakannya , jadilah “perbreedingan dini”

anakan-pelung

Anakan Pelung Sudah Keluar Cangkang

 

doc-ayam-pelung

Sepuluh Butir Telur Sukses Menetas Jadi DOC

One Response to Breeding Pelung 30 Juni 2013

  1. Patrick says:

    Where can I buy the fertile pelung eggs?

Leave a Reply

You might also likeclose