Serba-Serbi Ternak Lovebird

TERNAK LOVEBIRD — Popularitas burung ngekek yang satu ini memang tidak pernah padam. Sempat menjadi burung berharga mahal kini lovebird memang cukup terpuruk harganya. Namun kecintaan orang pada burung lovebird masih tempat membara. Kontes suara lovebird masih diminati orang, selain itu kini marak juga kontes kecantikan lovebird yang memang bulunya sangat cantik.

Ternak lovebird otomatis masih menjadi incaran para pembudidaya burung kicau. Cara perawatan dan perlakuan yang tidak ribet membuat lovebird ini menjadi pilihan untuk ternak burung terutama bagi pemula. Nah anda ingin tahu cara ternak lovebird ini , akan kita ulas berbagai hal mengenai ternak lovebird ini.

Ternak Lovebird Koloni Atau Berpasangan ?

Memulai ternak lovebird bisa dilakukan dengan memilih model ternaknya, mau sistem koloni atau satu kandang diisi satu pasang lovebird. Apa keuntungan masing-masing dari model ternak lovebird tersebut? Pada dasarnya lovebird itu burung yang biasa hidup monogami dan setia pada pasangannya, meski dalam beberapa kasus bisa dibuat satu jantan untuk lebih dari satu betina.

Dalam ternak lovebird pada kandang soliter, pasangan lovebird jantan dan betina yang berjodoh dimasukkan kandang dan diberi glodok untuk tempat bertelur lovebird. Namun dalam model ini anda harus jeli menentukan jenis kelamin lovebird. Proses ini biasanya bukan perkara mudah, karena bagi pemula menentukan jenis kelamin lovebird cukup sulit. Bisa jadi lovebird yang nampaknya sudah berjodoh, ternyata jantan semua atau betina semua sehingga ternak lovebird bisa gagal. Namun jika berhasil berjodoh anda bisa “menentukan ” sendiri anakan yang ingin dihasilkan. Misalnya warna, karakter suara dan lain sebagainya.

Pada ternak lovebird dengan sistem koloni sejumlah lovebird jantan dan betina yang belum berjodoh dimasukkan dalam kandang koloni yang berukuran cukup besar, kira-kira 2.5 x 2x 2 m (lebar x panjang x tinggi). Biarkan burung lovebird tersebut menentukan sendiri pasangannya. Sediakan pula glodok sejumlah pasangannya atau bisa dilebihkan satu. Biarkan juga pasagan lovebird memilih glogoknya sendiri.

Biasanya dalam model koloni ini, jika lovebird sudah berjodoh sudah akan paten dan tidak lagi berganti pasangan. Biasanya dengan model ini akan lebih awet dan produktif. Keunngulan sistem koloni ini adalah memudahkan pemula dalam menentukan pasangannya, karena tidak perlu repot-repot membedakan jenis kelamin lovebird.

Kalau sudah berjodoh, tentu tinggal mengidentifikasi pasangannya mana saja dan menempati glodok yang mana. Setelah nanti beranak anakannya juga akan jelas garis keturunannya. Selamat mencoba terbak lovebird.

You might also likeclose