Penyakit Yang Sering Menyerang Ayam

PENYAKIT AYAMAyam kampung dikenal memiliki ketahanan terhadap penyakit yang tinggi, dengan catatan tidak banyak intervensi dalam siklus hidupnya. Namun demikian peternak ayam kampung perlu waspada terhadap berbagai penyakit yang sering menyerang ayam. Kewaspadaan meliputi pencegahan dan pengobatan ayam yang sakit dengan tepat. Pencegahan dapat dilakukan dengan berbagai cara misalnya vaksinasi,sanitasi yang baik dan pemeliharaan yang baik. Pada umumnya ada emoat jenis penyakit yang sering menyerang ayam yaitu penyakit viral, penyakit bakterial, penyakit protozoa dan penyakit cacingan.

Dari keempat jenis penyakit pada ayam tersebut yang termasuk penyakit viral adalah Newcastle Disease (ND), Avian Influenza, dan Gumboro (IBD). Sedangkan penyakit bakterial yang sering menyerang ayam kampung adalah Snot, Chronic respiratory disease (CRD), dan Kolibasilosis. Penyakit yang disebabkan Protozoa yakni Coccidiosis, dan jenis penyakit cacing yaitu Ascariasis, Cacing pita dan Tetrameres.

1. Penyakit Newcastle Disease (ND)

Penyakit Newcastle desease atau yang dikenal dengan penyakit ND merupakan masalah besar yang sering dikhawatiri bagi para peternak ayam, karena penyakit ini dapat menimbulkan angka kematian yang sangat tinggi (mencapai 100%) dan waktu penyebarannya yang sangat cepat, baik pada ayam ras, ayam buras maupun jenis unggas lainnya. Penyakit ND disebabkan oleh virus dari famili Paramyxoviridae dengan genus Pneumovirus atau Paramyxovirus, dimana virus ini dapat menghemaglutinasi darah.

Gejala Penyakit ND

Gejala Klinis Gejala penyakit ini dapat diamati melalui :
– Gejala pernafasan seperti bersin-bersin, batuk, sukar bernafas, megap-megap dan ngorok.
– Gejala syaraf berupa sayap terkulai, kaki lumpuh (jalan terseret), jalan mundur (sempoyongan) serta kepala dan leher terpuntir (torticoles) yang merupakan gejala khas penyakit ini.
– Gejala pencernaan meliputi diare berwarna hijau, jaringan sekitar mata dan leher bengkak, pada ayam petelur produksinya berhenti, kalau sudah sembuh kualitas telurnya jelek, warna abnormal, bentuk dan permukaannya abnormal dan putih telurnya encer. Hal ini disebabkan oleh karena organ reproduksinya tidak dapat normal kembali. Umumnya kematian anak ayam dan ayam muda lebih tinggi dibandingkan ayam tua.

Penyebaran Penyakit

Penyebaran penyakit ND biasanya melalui kontak langsung dengan ayam yang sakit dan kotorannya, melalui ransum, air minum, kandang, tempat ransum/minum, peralatan lainnya yang tercemar oleh kuman penyakit, melalui pengunjung, serangga, burung liar dan angin/udara (dapat mencapai radius 5 km).
Virus ND ditemukan dalam jumlah tinggi selama masa inkubasi sampai masa kesembuhan. Virus ini terdapat pada udara yang keluar dari pernafasan ayam, kotoran, telur-telur yang diproduksi selama gejala klinis dan dalam karkas selama infeksi akut sampai kematian.

Penanggulangan Penyakit ND

Penanggulangan Berhubung penyakit ND disebabkan oleh virus maka sampai saat ini belum ada satu jenis obat yang efektif dapat menyembuhkan penyakit ini. Penanggulangan penyakit ND hanya dapat dilakukan dengan dengan tindakan pencegahan (preventif) melalui program vaksinasi yang baik. Ada dua jenis vaksin yang dapat diberikan yaitu vaksin aktif dan vaksin inaktif.

Vaksin aktif ini dapat menimbulkan kekebalan dalam kurun waktu yang lama sehingga penggunaan vaksin aktif lebih dianjurkan dibanding vaksin inaktif.Pemberian vaksin dapat dilakukan dengan cara semprot, tetes (mata, hidung, mulut), air minum dan suntikan.

2. Penyakit Coccidiosis

Penyakit Coccidiosis disebabkan oleg protozoa, dengan anda-tanda
– kotoran bercampur darah.
– nafsu makan turun.
– ayam lesu.
– ayam menyendiri dan bulu kusut.

Untuk pencegahannya, yaitu : pisahkan ayam yang terserang/terkena penyakit coccidiosis dari kelompoknya dan sanitasi kandang. Sedangkan pengobatannya, yaitu : berikan obat – obat sulfa ( Trisulfa) yang dicampurkan dalam minuman.

3. Penyakit Pullorum

Penyebab penyakit Pulorum adalah salmonella dengan gejala-gejala sebagai berikut:
– Ayam kelihatan mengantuk dan bergerombol pada suatu tempat.
– Kotoran berwarna putih/berkapur.
– Bulu pantat/anus kotor.
– Nafsu makan dan produksi menurun.
Untuk pencegahannya, yaitu : ayam yang sakit/terserang dipisahkan dari kelompoknya dan sanitasi kandang. Sedangkan pengobatannya, yaitu : berikan obat sulfa/trisulfa dalam minuman secara berkala.

4. Penyakit Cacing Ayam

Penyakit Cacingan yang sering menyerang ayam secara umum terdiri dari 2 jenis yaitu cacing gilig atau nematoda (Ascaridia sp., Heterakis gallinarum, Syngamus trachea, Oxyspirura mansoni) dan cacing pita atau cestoda (Raillietina sp., Davainea sp.). Serangan cacing pada ayam, biasanya terjadi pada saat musim hujan, sekitar bulan oktober sampai maret.
Penelitian menunjukkan serangan cacing pada ayam muda calon petelur atau pullet, kasus cacingan didominasi oleh cacing gilig (Ascaridia galli). Sedangkan sepanjang masa produksi (umur 18 minggu ke atas) umumnya didominasi oleh cacing gilig (Ascaridia galli) dan cacing pita (Raillietina sp.).

Gejala Ayam Cacingan

Ayam yang terserang cacing akan menunjukkan gejala-gejala sebagai berikut:
– Pertumbuhan terhambat
– Konversi pakan tidak baik.
– Produksi telur menurun
– Ayam Nampak Lesu, Badan Kurus
– Ayam Diare

Mengatasi Penyakit Cacingan

Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang dengan baik dan pemisahan ayam berdasarkan umur. Bersihkan kandang sebersih mungkin jika kandang akan digunakan untuk populasi ayam yang baru.
Obat yang digunakan adalah preparat piperazine yang hanya dapat memutus rantai penularan dengan membunuh cacing dewasa. Preparat yang biasa kami gunakan dan kami berikan tiap 4 minggu adalah Piperavaks produksi dari Vaksindo. Pemberian obat ini cukup dicampurkan pada air minum.

3 Responses to Penyakit Yang Sering Menyerang Ayam

  1. Dodykaryanto says:

    Klo da ayam yg gejala klinis seperti lumpuh, keluar cairan pada lubang hidung serta kejang – kejang, itu gejala penyakit Αρaa yaa n apaa obatnya. Mohon penjelasanya. Terima kasih.

    admin Reply:

    Ada kemungkinan terkena ND atau juga CRD. Isolasi dan berikan obat yang bisa dibeli di PS

  2. Dodykaryanto says:

    Apaa obat yg sangat efektif untuk pengobatan CRD dan ND pak?

Leave a Reply

You might also likeclose