Seputar Lumpuh Pada Ayam Pelung

AYAM PELUNG LUMPUH — Penyakit lumpuh seringkali menjangkit pada ayam pelung kesayangan kita. Tubuh ayam pelung yang bongsor dan jangkung menjadikan kaki dan otot-otonya harus kuat menjadi penyangga tubuh. Jika kaki ayam pelung kecil dan tidak kuat, bisa dipastikan ayam pelung sebentar-sebentar duduk dan malah untuk bergerak lincah. Pada tahap yang akut kondisi ini bisa menjadikan ayam pelung menjadi lumpuh dan tidak bisa berdiri, sangat disayangkan bukan?

Penyebab kelumpuhan pada ayam pelung dan juga unggas lain disebabkan oleh banyak faktor. Karena itu dalam menangani kelumpuhan pada ayam pelung juga harus dicari penyebab pastinya. Yang menjadi kesulitan adalah mencari penyebab itu, sehingga terkadang pengobatannya menjadi kurang efektif karena salah dalam diagnosa.

Penyebab Lumpuh Ayam Pelung

Untuk mengatasi kelumpuhan pada ayam pelung, mari kita telusuri satu persatu kemungkinan penyebab kelumpuhan pada ayam pelung kita:

1. Lumpuh yang disebabkan Penyakit

Beberapa penyakit pada ayam pelung dan unggas bisa mengakibatkan kelumpuhan. Penyakit-penyakit yang bisa mengakibatkan kelumpuhan bahkan kematian pada ayam antara lain ND atau lebih dikenal dengan tetelo. Penyakit ini cukup ganas menyerang ayam, namun dengan vaksinasi dan daya tahan tubuh yang bagus bisa membuat ayam bertahan. Ada juga ayam yang bisa bertahan terhadap serangan ND ini namun menjadi linglung dan akhirnya lumpuh. Penyakit lain yang bisa menyebabkan lumpuh pada ayam pelung adalah Marek dan CRD yang sudah kronis. Keduanya dapat mengakibatkan kelumpuhan dan kematian pada ayam pelung. Solusinya adalah menjaga agar daya tahan tubuh pelung selalu prima dan memberikan vaksinasi secara teratur.

Lumpuh-pelung

Pelung Lumpuh Disebabkan Banyak Faktor

2. Lumpuh Karena Kekurangan Vitamin

Vitamin memiliki peranan penting untuk kesehatan ayam pelung diantarannya adalah kalsium dan zat besi. Kekurangan zat besi dan kalsium dapat menyebabkan kelumpuhan pada ayam-ayam yang masih muda. Ayam Pelung yang biasa dipelihara secara umbaran atau bebas berkeliaran relatif bisa tercukupi kebutuhan kalsium dan zat besinya. Namun ayam pelung yang dipelihara pada kandang terbatas sangat mungkin kekurangan zat tersebut jika tidak bisa dipenuhi dari makanan.

Untuk mengatasi kelumpuhan karena kekurangan kalsium dan zat besi ini langkah terbaik adalah melakukan pencegahan dengan memberikan makanan cukup kalsium dan zat besi. Untuk ayam yang sudah terlanjur kekurangan zat tersebut, bisa diberikan suplemen kalsium dan mineral tambahan yang dicampur pada makanan atau minuman. Di poultry shop banyak tersedia merek-merek kalsium yang siap dikonsumsi ayam pelung.

3. Kelumpuhan Ayam Karena Terkilir/Keseleo

Tidak hanya manusia saja yang bisa keseleo atau terkilir, ayam pelung juga bisa mengalami hal tersebut. Ada banyak sebab terkilir misalnya saja berkelahi dengan ayam lain, terjepit dan lain sebagainya. Ayam pelung yang terkilir bisa mengakibatkan pincang atau bahkan lumpuh. Mengenali penyebab ini lebih mudah dibandingkan dari dua penyebab di atas. Untuk mengetahuinya bisa diurut dari bagian bawah kaki hingga pangkal paha, bagian yang terkilir biasanya sedikit berbeda dan suhunya berbeda. Oleskan balsam pada bagian yang terkilir atau memberikan obat otot terlilir melalui makanan.

4. Kelumpuhan ayam karena Luka

Penyebab kelumpuhan ayam yang satu ini paling mudah diketahui, karena secara kasat mata akan terlihat bagian yang terluka. Luka yang parah pada kaki akan mengakibatkan kelumpuhan pada ayam. Pengobatannya juga relatif lebih sederhana yaitu dengan memberikan obat luka secara teratur dan telaten.

Memang benar kata orang, mencegah lebih baik dari mengobati. Jadi daripada mengobati ayam pelung yang lumpuh lebih baik sedari awal memperhatikan makanan yang cukup memiliki kandungan gizi yang diperlukan. Selain itu penting diperhatikan adalah agar ayam selalu mendapatkan sinar matahari di waktu pagi hari karena akan berpengaruh pada kekuatan tubuhnya. Caranya dengan menjemur di waktu pagi hari, jika tidak sempat bisa dibuat desain kandang pelung yang menghadap ke timur sehingga selalu mendapat sinar matahari. Cara lain adalah membiarkan ayam pelung berkeliaran bebas, jika faktor keamanan tidak menjadi masalah. Selamat mencoba.

Leave a Reply

You might also likeclose