Bitu Pada Suara Ayam Pelung

BITU AYAM PELUNG — Salah satu yang menjadikan suara ayam pelung indah adalah cengkok dari kokok ayam pelung atau yang dikenal dengan istilah Bitu. Bitu merupakan perubahan cengkok suara kokok ayam pelung yang berada di tengah-tengah. Seperti diketahui suara kokok ayam pelung dibagi dalam tiga bagian, yaitu suara awal, suara tengah dan suara akhir. Bitu pada suara kokok ayam pelung memiliki nada yang lebih tinggi dibandingkan dengan suara awal dan akhir. Misalnya saja jika di awal suaranya u maka bitunya adalah uuu…..uuuuUUUUUUUUuuuuu. Tidak semua ayam pelung memiliki bitu pada suara kokoknya, terkadang ada ayam pelung yang nada suara tengahnya sama dan tidak ada cengkoknya.

Bitu pada suara ayam pelung memiliki nilai karena akan membuat suara pelung lebih indah, namun demikian tidak semua Bitu yang keluar pada suara ayam pelung itu baik. Suara tengah merupakan puncak dari lantunan kokok pelung. Ibarat sebuah kurva sigmoid, suara tengah berada di titik puncak karena merupakan nada tertinggi.

Memet M. Tahir, Juri dan Penggemar Ayam Pelung Senior Asal Cianjur, menuturkan bahwa ada beberapa tipe suara tengah yang bagus, yaitu bitu satu, dan bitu dua. Atau cengkok satu dan cengkok dua. ” Cengkok itu alunan suara yang biasa ada pada lagu dangdut”, tambahnya. Menurut Memet tidak semua ayam pelung memiliki Bitu, tetapi tetap saja indah suaranya, Asal suaranya licin atau lunyu nanti kedengarannya juga indah. Meski Bitu menjadikan suara Pelung indah namun dalam dalam kontes bukan berarti pelung yang keluar bitunya lebih bagus dibanding pelung yang tidak keluar bitunya.

Pada dasarnya suara Bitu pada ayam pelung tidak bisa dibentuk, karena akan keluar dengan sendirinya jika memang punya bakat mengeluarkan Bitu. Pada ayam yang “jujur” bitu tidak akan hilang, setiap ayam pelung berkokok pasti kelura bunyi bitu. Namun demikian pada sebagian ayam pelung , suara Bitu akan hilang atau tidak keluar dalam kondisi:

  • Dara tidak sesuai dengan kebutuhan ayam.
  • Makanan tidak sesuai dengan kesenangan si ayam.
  • Kesehatan ayam yang kurang mood untuk mengeluarkan bitu.
  • Ayam yang diumbar terus menerus.

Perbedaan Suara Ayam Pelung Ada Bitu dan Tidak

Pelung dengan Bitu



Suara Ayam Pelung dengan Bitu
Pelung Tanpa Bitu



Suara Ayam Pelung Tanpa Bitu

Agar Suara Bitu pada ayam pelung tidak hilang atau terus menerus keluar bitunya maka keempat kondisi tersebut keempat tersebut harus diakomodasi. Sang Pemilik Ayam Pelung harus mengerti dan memahami kondisi ayam, misalnya saja jika ayam suka dipanaskan baru keluar bitu, maka pemilik harus menjemurnya pada sinar matahari. Intinya harus diperhatikan apa yang menjadi kebiasaan dan kesenangan ayam dan diakomodasi. Ini tidak bisa dilakukan kalau pemiliknya asal memelihara.

 

Sumber:
http://st290828.sitekno.com/article/69185/bitu-pada-lengkingan-suara-ayam-pelung—-prepared-by-jasin-ruslim.html
http://www.agrina-online.com/show_article.php?rid=10&aid=134

Leave a Reply

You might also likeclose