Silangan Ayam Pelung Dan Ayam Kampung Lebih Cepat Besar

TERNAK AYAM PELUNG — Konsumsi ayam kampung pedaging semakin banyak diminati konsumen di Indonesia. Rasa daging yang lebih lezat dan rendah lemak menjadi salah satu alasanya. Sayangnya pemeliharaan ayam kampung pedaging secara intensif masih menemui banyak kendala salah satunya pertumbuhan ayam kampung yang lambat. Namun hasil persilangan ayam pelung jantan dengan ayam kampung betina ternyata menjanjikan pertumbuhan ayam yang lebih cepat. Setidaknya itulah yang berhasil disimpulkan dari penelitian yang dilakukan oleh Benny Gunawan dan Tike Sartika dari Balai Penelitian Ternak Bogor, Jawa Barat.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan hasil silangan ayam pelung jantan dan ayam kampung betina memiliki bobot lebih dari satu kilogram setelah dipelihara selama 3 bulan. Sedangkan ayam kampung hanya menghasilkan bobot 9 ons dalam masa pemeliharaan yang sama. Dalam penelitian tersebut antara ayam pelung silangan dengan ayam kampung murni memerlukan konsumsi pakan yang hampir sama, sehingga lebih ekonomis hasil silangan ayam pelung dan kampung. Kelebihan lain dari ayam silangan pelung dan kampung adalah konversi makanan yang lebih tinggi untuk ayam silangan pelung dan ayam kampung.

Pemeliharaan Silangan Ayam Pelung Dan Ayam Kampung

Dalam penelitian tersebut digunakan dua jenis DOC yaitu DOC hasil silangan ayam pelung dan ayam kampung dan DOC keturunan ayam kampung murni. Dari kedua jenis DOC tersebut dipelihara dengan perlakuaan yang sama.  Berikut cara memelihara ayam kampung :

1. Kepadatan Kandang Ayam Kampung

Pada usia sampai 3 minggu ayam-ayam tersebut dikandangkan pada kandang batere brooder, dengan dimensi kandang pxlxt adalah 60 cm x 70 cm x 40 cm,dengan kepadatan 20 ekor/kandang. Kepadatan kandang dikurangi hingga 10 ekor/kandang sampai usia 3 bulan.

silangan ayam pelung
Silangan Ayam Pelung Dan Kamoung Lebih Cepat Besar

2. Pemberian Makan Ayam Kampung

Pemberian makanan dalam memelihara ayam pelung silangan ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu:

  • Tahap pertama, Pakan Ayam starter komersial, diberikan pada anakan ayam pelung silangan usia 1-21 hari. Pakan ayam starter ini memiliki kandungan protein 21%, kalori 3000 kkal/kg.
  • Tahap kedua, tahap kedua adalah saat ayam pelung silangan berusia 22 hari sampai 42 hari. Pakan yang diberikan masih pakan starter namun dengan kandungan protein 19% dan kalori 2900 kkal/kg.
  • Tahap ketiga, pada tahap ketiga ini atau mulai usia 43 hari  diberikan pakan grower, dengan komposisi pakan 17% protein dan 2900 kkal/kg kalori. Sedangkan untuk air minum diberikan secara tidak terbatas.

Sebagai evaluasi ayam ditimbang setiap minggu dan jumlah pakan yang diberikan juga dihitung setiap minggu, sehingga bisa diketahui konversi makanan yang dihasilkan menjadi daging. Hasilnya cukup menggembirakan, persilangan ayam kampung dengan ayam pelung memberikan nilai ekonomis yang tinggi bagi peternak ayam kampung pedaging.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut Ayam pelung merupakan ayam khas Indonesia,khususnya Jawa Barat yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tidak hanya harganya yang melangit saat memenangkan kontes pelung, namun juga bisa menjadi sumber daging yang enak rasanya, cepat pertumbuhannya dan ekonomis.

5 thoughts on “Silangan Ayam Pelung Dan Ayam Kampung Lebih Cepat Besar

  1. saya dah coba… tapi kebalik betina ayam pelung jago ayam bangkok ukuran 7 dan hasilnya umur 1 s/d 30 hari dikasih pur 511 umur 30 sampai 3 bulan dikasih pakan seadanya ( dedak, nasi bekas,) hasilnya umur 3 bulan sudah 1,1 kg beratnya….. dan sekarang sy sedang silang jago pelung betina bangkok,kenapa bangkok..? kalo miara bangkok banyak setannya … bawaannya pengen di adu mulu…. walau tanpa uang tapi… kasihan tuh ayam….

Leave a Reply